Sebenarnya manusia saling menyakiti tanpa direncana bukan?
Saling menanam luka, dan menuainya
Rasa-rasanya diberi sikap manis pun tak bisa terbuka
Padahal sudah lama tak diingatkan luka
Apakah kabar luka yang dulu tidak bisa di musnah?
Walau ingatan sudah melupa
Tapi entah bagian tubuh mana yang masih menyimpannya
Ternyata luka itu diciptakan dan menciptakan
Ia diciptakan oleh manusia
Dan menciptakan manusia yang berbeda
Tak pernah tanggal siklusnya
Memaksanya pun sudah terlanjur
Apakah manusia benar-benar transaksional
Menyayangi tidak sungguhan
Hanya atas dasar menggugurkan kewajiban
Seperti sikap orang tua kepada orang tuanya yang sudah tua
….
Sebuah renungan di bawah atap rumah
Comments
Post a Comment