Kebiasaanku memposisikan spion motor sebelah kiri untuk melihat wajahku sendiri kini teralihkan dengan spion motormu. Menyebabkan jalanan Kota Surabaya saat sore hari sangat menyenangkan walaupun dilanda kemacetan. Penyebabnya adalah senyumanmu yang dapat kunikmati walau sedikit menyebalkan. Sejak saat itu, aku tak lagi mengagungkan binar mentari di kala senja. Senyumanmu sudah cukup menghingar bingarkan detak jantungku hingga tak karuan. Sialan! Surabaya, 21 Maret 2023
Draft penyimpan percaan cerita kita